PENUTUPAN PASANTREN EKOLOGI SLB BHINNEKA BANDUNG BARAT
Bandung Barat, 13 Maret 2026 – Suasana khidmat bercampur haru menyelimuti acara penutupan Pesantren Ekologi yang diselenggarakan oleh SLB Bhinneka hari ini. Program yang memadukan pendidikan spiritual dan kepedulian lingkungan ini sukses dilaksanakan selama sepekan terakhir dengan melibatkan seluruh siswa berkebutuhan khusus.
Program Pesantren Ekologi ini bukan sekadar pesantren kilat biasa. Selain memperdalam ilmu agama, para siswa diajak untuk lebih dekat dengan alam melalui berbagai aktivitas ramah lingkungan.
Poin Utama Kegiatan
Selama kegiatan berlangsung, para siswa SLB Bhinneka telah menyelesaikan berbagai program unggulan, di antaranya:
- Fikih Lingkungan: Pembelajaran mengenai cara menjaga kebersihan alam sebagai bagian dari iman.
- Workshop Eco-Enzyme: Pelatihan pembuatan cairan pembersih alami dari limbah kulit buah.
- Tanam Harapan: Aksi penanaman bibit pohon di area sekitar sekolah oleh para siswa.
- Ibadah Kolektif: Salat berjamaah dan tadarus Al-Qur'an dengan suasana terbuka (outdoor).
Kepala Sekolah SLB Bhinneka menyampaikan bahwa kegiatan ini bertujuan untuk membuktikan bahwa keterbatasan fisik atau kognitif bukanlah penghalang bagi seseorang untuk menjadi "khalifah" atau penjaga bumi yang baik.
"Kami ingin menanamkan bahwa mencintai Tuhan berarti juga mencintai ciptaan-Nya, termasuk alam sekitar. Melihat antusiasme anak-anak saat berkebun sambil berselawat adalah pemandangan yang luar biasa," ujarnya dalam sambutan penutup.
Dampak Positif bagi Siswa
Berdasarkan pengamatan selama kegiatan, para siswa menunjukkan peningkatan signifikan dalam aspek motorik dan kemandirian. Interaksi langsung dengan tanah dan tanaman memberikan efek terapeutik bagi siswa, sekaligus mempererat rasa kebersamaan antar sesama peserta didik.
Acara penutupan diakhiri dengan pembagian sertifikat partisipasi dan pameran hasil karya daur ulang siswa. Dengan berakhirnya Pesantren Ekologi ini, SLB Bhinneka berharap nilai-nilai keberlanjutan (sustainability) tetap diterapkan oleh para siswa dalam kehidupan sehari-hari di rumah masing-masing.